menulis ala ipong

pinter karena membaca.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Sabtu, 11 Februari 2017

CAHAYA UNTUK NEGRI

Musim penghujan bukan alasan atau pun menjadi suatu penghalang bagi rekan-rekan untuk melakukan sebuah misi  berbagi cahaya kebaikan pada kampung yang terisolasi.

Tujuan serta target aksi kegiatan kali ini yaitu pemasangan panel solar untuk Kampung Jelegong Rt 06 Rw 03 Desa Buana Jaya Kec Bantar Gadung Kabupaten Sukabumi.

Sebuah kampung yang berada di dasar lembah karena posisi di apit dan di kelilingi perbukitan dari segala sisi nya.

Penduduk yang sebagian besar mayoritas bermata pencaharian sebagai petani sudah turun temurun menghuni perkampungan tersebut sejak puluhan tahun silam.

Ada tiga akses jalan untuk bisa menjangkau kampung yang di huni 32 KK dan mempunyai jumlah atap 28 bangunan tersebut.

Tapi ketiga jalur tersebut tidak ada satu pun jalur yang menjadi pilihan.hampir semua jalur mempunyai tingkat bahaya yang sangat tinggi.

Akses jalan bebatuan terjal yang membelah suatu bukit bisa di sebut akses jalan satu satu nya untuk mencapai kampung tersebut yang paling sering di gunakan berbagai macam kegiatan warga.dari mulai untuk perputaran roda ekonomi,pendidikan serta seputar penangan masalahan kesehatan semua warga.

Tema kegiatan rekan-rekan volunteer kali ini di beri nama yaitu " Expedisi Jelegong " aksi ke 28 dari para volunteer tangguh kartala atau lebih sering di sebut Volunteer Perjalanan Cahaya.
Untuk di wilayah sukabumi sendiri ini kegiatan kampung ke 4  kawan-kawan untuk masyarakat marjinal yang benar-benar terisolasi dan masih jauh tertinggal dari berbagai hal.

Kawan-kawan ini semua berjuang sangat konsen pada penerangan lampu.mereka memberikan cahaya lampu tenaga surya pada setiap kampung yang belum mempunyai aliran listrik PLN.
Selain aksi pemasangan panel solar kawan-kawan ini juga konsen sekali kepada pendidikan adik-adik di setiap kampung yang mereka kunjungi.

Dengan mendirikan taman baca serta pembagian secara cuma-cuma buku bacaan,alquran dan iqra dan pembagian alat tulis sekolah pada setiap anak usia sekolah aktif di sela-sela kegiatan utama pemasangan listrik tenaga surya pada tiap kampung serta setiap aksi kegiatan nya.

Mereka adalah volunteer cahaya yang membawa terang di setiap pelosok gelap dan sunyi.
aksi mereka terkadang terasa senyap tapi selalu memberi terang pada kampung yang terisolasi.

Kamis, 26 Januari 2017

CATATAN HARIAN RATIH

Air mata perlahan menetes dari ujung kedua bola mata sang ayah.

Gemetar kedua tangan sang ayah seolah tak kuat dikala dia membuka perlahan lembar demi lembar halaman sebuah buku catatan harian sederhana anak nya.

Isyarat bibir sang ayah pun perlahan turut bergerak seolah turut mengeja rangkaian kata demi kata serta kalimat demi kalimat yang di tulis tangan sang anak di setiap lembar buku catatan harian nya.

" Walau pun ejekan terkadang selalu aku terima dari hampir semua orang,tapi aku tetap bercita-cita ingin menjadi seorang dokter kelak,agar aku bisa membantu semua orang di kampung halaman ku yang sakit dan membutuh kan pertolongan seorang dokter ".

Cita-cita yang di tulis anak nya lewat buku harian itu lah yang menampar perasaan terdasar sang ayah hingga tak kuasa berkali-kali menitikan air mata.

Rangakain kalimat tentang sebuah mimpi,harapan dan cita-cita besar dari seorang anak pelosok penyandang lumpuh permanen  yang tengah berjuang keras untuk sembuh dan tetap bersemangat untuk ber sekolah demi meraih pendidikan setinggi tinggi nya.

Sang anak kini tetap bertahan dan terus bersekolah,walau pun terkadang selalu terdengar omongan yang mereka anggap sebuah solusi dari para tetangga pada sang ayah.tapi semua itu di rasa tidak adil oleh sang anak,bagai sebuah ejekan halus yang sangat sakit untuk di dengar dan di rasa kan.

Tapi semua ejekan itu ia dengar lalu di cerna untuk dijadikan sebuah motivasi hebat nya,untuk di jadikan sebuah keyakinan kuat bahwa esok di kemudian hari dirinya harus berhasil mencapai kesuksesan lewat dunia pendidikan yang saat ini di tempuh nya.

" Untuk apa menyekolah kan anak tingi -tinggi dengan kondisi dan segala keterbatasan nya itu.toh akhir nya ia pasti seperti anak-anak yang lain nya diam di rumah atau pasti si anak di bawa sang suami pindah untuk urus semua rumah tangga yang di bina nya esok hari ".

Solusi hanyalah solusi,keyakinan akan keberhasilan sebuah cita-cita esok hari adalah misteri,semua kembali pada nya yang sudah menggaris kan kehidupan seseorang.manusia dan lingkungan lah pelantara nya.








Rabu, 14 Desember 2016

Bakti Sosial Gabungan Relawan

Libur panjang kemarin telah menjadi agenda penting dan bersejarah bagi rekan-rekan yang tergabung dalam sebuah nama.

" VOLUNTEER CITALAHAB "

Gabungan Relawan datang, berkumpul dan melakukan aksi bersama di salah satu kampung pelosok Bogor. 

Mereka yang hadir dari berbagai kota seperti kota Tanggerang, Jakarta dan Sukabumi.

Mereka datang ke kampung Citalab dari pintu masuk yang berbeda, team advance beserta team logistik datang dan masuk melalui pintu masuk via Leuwi liang kabupaten Bogor dan team kedua yaitu kawan-kawan Volunteer dari Sukabumi masuk dari pintu berbeda yaitu melalui Desa Kabandungan Cipeuteuy melintas hutan belantara Gunung Halimun.

Titik kumpul akhir yaitu di Kp Citalahab bedeng Desa Malasari Kec Nanggung Kabupaten Bogor.

Kampung Citalahab adalah sebuah perkampungan yang dimana mayoritas penduduk nya bekerja sebagai kuli di perkebunan teh Nirmala, ada juga sebagian dari masyarakat disana terutama kaum laki-laki nya bekerja sebagai penambang di pertambangan perseorangan di daerah pegunungan pongkor.

Kegiatan baksos yang berlangsung selama 5 hari yang terhitung sejak hari jumat tanggal 09 desember sampai selasa 13 desember 2016.

Kegiatan meliputi renovasi gedung sekolah, perbaikan dua ruang kelas madrasah beserta fasilitas belajar murid disana, seperti perbaikan bangku dan meja, pemasangan karpet dan meja lipat untuk satu ruang belajar siswa siswi sekolah Paud.

Pembangunan ruang perpustakaan untuk masyarakat serta pembagian Al-quran dan iqra untuk anak2 pengajian di masjid Al-ikhlas dan kampung sebelah nya yaitu kp citalahab central.

Semua kegiatan ini murni di lakukan para relawan sebagai bentuk bakti dan kepedulian akan pendidikan generasi bangsa.
Kegiatan di lakukan bersama dengan azas gotong royong bersama seluruh elemen warga masyarakat disana.

Kegiatan berladang ini murni kegiatan mandiri para volunteer tanpa campur siapapun itu, tanpa terkecuali para donatur yang telah mendukung semua kegiatan bersama ini.
Pengumpulan dana dilakukan dengan cara sistem penggalangan dana dengan menempuh berbagai macam cara. Seperti penjualan hasil kerajinan tangan seperti gelang dan asbak portable dan melakukan pelelangan beberapa Outdoor Gear kesayang para relawan.


Kini kegiatan sudah selesai berjalan dengan sukses dan lancar, agenda selanjut nya yaitu melakukan pemeliharaan berkala untuk semua fasilitas yang berhasil di perbaiki, terutama dalam hal pengembangan taman baca untuk masyarakat dan yang lebih utama anak-anak.

Kami berharap kedepan nya semakin banyak komunitas yang tergerak peduli bisa berjalan beriringan untuk melakukan perubahan sekecil apa pun demi pendidikan anak - anak di pelosok.

Selasa, 13 Desember 2016

Belajar Membaca Tidak Mengenal Usia

Belum bisa mengenal aksara dalam usia senja sungguh tak terbayang kan selama ini.

Seorang ibu yang sehari-hari mengasuh dan merawat anak di rumah penitipan anak.
Dalam usia senja nya beliau baru saja mengikuti ujian membaca yang di selenggarakan pihak desa di madrasah al-ikhlas kp citalahab bedeng desa malasari kec nanggung kab bogor.
Tiga bulan beliau mengikuti kegiatan belajar untuk mengenal aksara.dan kini beliau masih berharap dengan sedikit kecemasan karena hasil ujian nya belum keluar.

" Ga tau lulus ga tau engga saya mah..kalau lulus saya mau ikut lagi belajar paket setarap sekolah dasar (SD)."

Itu lah obrolan kami dengan beliau di sela-sela waktu senggang beliau.sambil tangan tak henti mengayun-ayun bayi di dalam ayunan kain yang hanya di gantung di sebuah bambu yang melintang di tengah rumah.

Teryata bukan hanya beliau saja yang saat ini menunggu hasil ujian.ada sekitar 30 jumlah masyarakat di sana yang tempo hari mengikuti kegiatan belajar membaca tempo hari,ujar ibu wulan.

Ibu Wulan adalah tenaga seorang Guru di paud dan madrasah disana.beliau selama ini juga yang berperan penting dalam menangani kasus buta aksara pada masyarakat disana.
Tak tebayang kan keseharian masyarakat disana tanpa mengenal aksara,tidak bisa membaca aksara sama sekali.

Tapi dengan ada nya kegiatan belajar walau pun hanya belajar mengenal dasar angka dan hurup.kini masyarakat disana sangat antusias menunggu lagi program selanjut nya setelah hasil ujian mereka keluar.

Sabtu, 26 November 2016

SABUMI VOLUNTEER

" Satu Buku Untuk Masyarakat Sukabumi "

Itu lah kepanjangan dari kata atau pun arti dari nama "SABUMI".
Sedangkan nama Sabumi Volunter itu adalah identitas atau pun wadah bernaung para Relawan itu sendiri,yang selama ini sudah turut serta bergabung menjadi satu kesatuan team layak nya menjadi ikatan sebuah keluarga.dengan memberikan sumbangsih dalam semua hal.

Mereka selama ini berjuang langsung menyentuh akar permasalahan di tengah-tengah masyarakat selama ini dengan tetap membawa gerakan dan program sesuai visi dan misi komunitas yang sudah menjadi rumusan bersama.
Walau pun mereka berasal dari komunitas serta latar belakang yang berbeda-beda namun mereka disini bersatu mempunyai satu tekad dan tujuan sama yaitu PENDIDIKAN ANAK SUKABUMI LEBIH BAIK.

Komunitas sosial yang bergerak di bidang pendidikan Anak,khusus nya dalam pendirian dan pengembangan langsung taman baca untuk masyarakat serta berjuang untuk bisa lebih meningkat kan lagi minat baca Anak-anak dan masyarakat,yang selama ini mungkin di nilai sebagian orang minat baca anak dan masyarakat sudah mulai lesu dan berkurang.padahal menurut kami bukan lesu atau hilang nya minat baca pada mereka tapi lebih di sebabkan oleh ketiadaan dan susah nya akses buku bacaan yang mereka dapat kan,inilah tugas utama para Relawan,yaitu menghadirkan buku bacaan langsung ke kehadapan anak dan masyarakat walau ke daerah pelosok sekalipun.

Namun kegiatan mereka tidak terbatas di bidang perpustakaan saja,mereka juga menyentuh langsung kondisi kesehatan anak-anak yang berprestasi dari kalangan masyarakat kurang mampu terutama untuk anak-anak di daerah pelosok.
Karena mereka yakin kesehatan adalah syarat utama penunjang pendidikan anak-anak dalam meraih prestasi dan cita-cita nya.

Banyak kasus Anak-anak berkebutuhan khusus di pelosok dengan segala keterbatasan mereka tetap gigih berjuang untuk meraih level tertinggi dunia pendidikan.

Tapi terkadang tak sedikit perjuangan dan semangat mereka mengalami kebuntuan dan harus berakhir dengan putus sekolah.
masalah nya sudah tak asing lagi yaitu ketiadaan biaya serta akses penunjang pendidikan yang kurang dan susah.

Sabumi Volunteer 

Mempunyai visi dan misi yaitu membantu Anak-anak kurang mampu agar mereka mendapat kan masa depan yang lebih baik.
Karena mereka mempunyai mimpi dan harapan serta cita-cita yang sama seperti layak nya anak-anak lain nya,namun mereka tumbuh dengan segala keterbatasan dan kekurangan dan tidak memiliki peluang untuk kehidupan yang lebih baik.

Selama ini kegiatan para relawan hanya mengandal kan jalinan kerjasama sesama komunitas serta pengalangan dana sebatas program yang di jalani saja,tidak ada nya donatur tetap untuk jangka panjang tidak sedikit pun menyurut kan langkah dan niat mereka untuk berjuang melakukan aksi nyata nya.

Tapi mereka juga  berharap kedepan nya ada donatur yang membantu dalam semua kegiatan dan program-program perjuangan mereka terutama dalam bidang anggaran dan  pendanaan.
Selain donasi dana mereka juga menerima donasi buku,donasi tenaga serta sumbangsih saran serta ide-ide untuk kemajuan pendidikan anak sukabumi.

Mari lah luang kan waktu mu sesaat untuk kemajuan pendidikan anak sukabumi.
Mari bantu agar mereka tetap bergerak,berbuat dan bermanfaat untuk generasi sukabumi berprestasi.

Info :
Donasi/kegiatan

WA : 081381855626

Instagram : @komunitas_literasi_smi

FB : Sabumi Volunteer

Email : tbmlumbungilmu@yahoo.co.id

Kamis, 17 November 2016

TABAH DAN SEMANGAT NYA GADIS KIDAL

"Gadis kidal dengan segala keterbatasan nya selalu meraih peringkat di kelas nya".

Masih terpancar berjuta harapan dalam raut muka kecil yang selama ini merasakan gejala berbagai macam penyakit yang sejak lahir bertubi-tubi menyerang tubuh nya.

Sudah tiga hari gadis kecil itu jauh dari rumah terpisah dengan teman-teman sekolah nya,ia beserta ayah dan ibu nya meninggal kan kampung halaman yang jauh di pelosok sana demi satu tekad dan tujuan berusaha melawan semua penyakit dan penderitaan nya.

Kini setiap hari obat dan jarum serta alat medis lain nya sudah menjadi teman akrab diri nya,Dengan wajah tabah penuh ke ikhlasan ia pasrah sama kondisi yang di alami nya saat ini.

Tahapan demi tahapan pemeriksaan team medis ia jalani untuk memastikan segala penyakit yang ia derita.
Ayah,ibu serta para relawan semua senantiasa mendampingi setia setiap saat selama ia dalam masa pengobatan.


Tak sedikit pun nampak keputus asa an atau pun rasa pesinis yg di tunjukan ratih atas semua penyakit yang ia derita nya.
Hanya kesembuhan yang ia pinta sang ilahi di setiap doa yang terpanjat di sela waktu sehabis sholat yang nyaris tak terlewat kan.

Hari ke tiga hasil pemeriksaan rumah sakit atau pun dokter spesialis di sambut dengan penuh haru serta suka cita oleh semua pihak terutama keluarga dan para relawan,karena menurut penjelasan dokter tidak ada yang mesti di kehawatirkan pada kondisi serta semua penyakit yang di derita sang anak,hanya butuh pengobatan rutin yang bertahap di puskesmas terdekat dalam beberapa waktu yg di tentukan sampai penyakit nya benar-benar sembuh total.

Penyakit suspek TB sama dermatitis otopik yang selama ini menyerang tubuh Ratih sejak usia 5 tahun silam,mungkin saat ini adalah pengobatan pertama nya selama 7 tahun terakhir.
Ironis sekali karena jarak dan akses jalan serta masalah ekonomi pula,bertahun-tahun lama nya sang anak tidak pernah merasakan pengobatan atau pun hanya sekedar melakukan pemeriksaan dokter.

Kini senyum sang anak mulai terlihat setelah beberapa hari para relawan serta rekan-rekan yang peduli padanya datang silih berganti berkunjung menjenguk serta memberikan support untuk kesembuhan serta masa depan pendidikan nya.

"Bu,bagai mana cara nya Ratih membalas kebaikan semua kaka yang sayang sama ratih selama ini"

Itulah kata - kata yang sering di bisikan ratih kepada sang ibu selain rengekan ingin segera pulang untuk kembali ke rumah agar ia secepat nya bisa masuk kembali ke sekolah.berkumpul,belajar dan bermain bersama teman-teman sekelas nya lagi.

Semangat mu akan terus memotivasi kita semua bahkan seluruh anak-anak indonesia lain nya yang mungkin selama ini terlalu menyia-nyia kan dunia pendidikan.

Rabu, 09 November 2016

CATATAN SEORANG SAHABAT

Teman-teman ku adalah orang-orang hebat,masing-masing mempunyai perjuangan ".

Di sana ada kawan - kawan perokok yang mengkampanyekan etika membuang puntung rokok yang benar.
Ada pula yang gencar memperjuangkan stop merokok atau bebas asap rokok.

Yang lain sibuk memperjuang kan lingkungan kota, gunung, sungai dan pantai terbebas dari segala bentuk jenis sampah.
Ada juga yang sibuk memperjuangkan anak jalanan, sosial, pendidikan dan kesehatan serta yang lain nya.

Pertanyaan nya, sudah berhasil kah perjuangan yang kalian perjuang kan?
Namun kalian tetap memperjuangkan, tanpa ada kata menyerah sedikit pun.

Kalian teman, kawan, sahabat serta saudara ku yang hebat.

Mari tetap perjuangkan apa yang kalian perjuangkan.

Mari tetap lakukan apa yang kalian lakukan.

Mari tetap teriakan tentang apa yang kalian suara kan.

Semangat berjuang. Dan, tetap semangat lah dalam perjuangan masing-masing.

Namun, sesekali duduk melingkar lah dalam satu meja yang sama untuk sekedar menikmati secangkir kopi dan teh hangat.

Karena sejati nya, tujuan kita itu sama. Satu tujuan.

Satu visi satu Misi dalam kebaikan.

Untuk kita semua, untuk alam semesta, untuk bangsa kita dan untuk satu negara kita. INDONESIA RAYA.

===== catatan triyanto bolang =====