menulis ala ipong

pinter karena membaca.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Minggu, 16 Juli 2017

LUMPUH DAN BUTA, Abah Jejen hidup seorang diri

Akibat sebuah penyakit yang menyerang mata hingga mengalami kebutaan. Sejak dua tahun silam Abah Jejen seorang warga Kp Cigaru Rt 03/10 Desa Bencoy Kec Cireunghas Kab Sukabumi, mengalami kebutaan permanen.

Dalam usia senja beban penderitaan kakek yang kini berusia 72 tahun tersebut di rasa begitu berat. Selain mengalami kebutaan permanen. Kini, sarap dan persendian tulang nya turut pula di serang penyakit Reumatik hingga mengalami kelumpuhan.

Abah Jejen harus rela menjalani hari-hari nya dalam kesepian, isteri nya telah lama meninggal, beliau hidup seorang diri tanpa sanak saudara, dengan segala keterbatasan nya beliau menjalani aktivitas sehari-hari dengan seorang diri.

Untuk keperluan makan, mandi, buang air, beliau melakukan nya dengan sendiri, selama ini untuk makan sehari-hari beliau senantiasa mendapat bantuan nasi serta lauk pauk kiriman para tetangga.

Abah Jejen menempati rumah panggung terbuat dari bilik dan papan, jarak rumah yang terpisah di ujung kampung, jauh dari para tetangga.
Rumah ukuran 6x4 meter berkontruksi teramat sangat sederhana, hanya ada satu ruang kamar dan sebuah dapur serta ruang tamu.
Ruang dapur yang terlihat lama tak berfungsi hanya terlihat sebuah tungku dan tumpukan kayu bakar saja, tak satu pun di jumpai peralatan rumah tangga mewah, bahkan untuk sekedar cuci dan kakus pun beliau harus rela merangkak ngesot sejauh 6 meter menuju sebuah jamban bambu yg berdiri di atas sebuah kubangan air.

Untuk berwudhu pun beliau hanya mengandal kan pasokan air bersih dalam ember kiriman dari tetangga, yang disimpan persis di depan pintu rumah, agar beliau gampang menjangkau.

Berobat bagi beliau sudah menjadi kata yang asing, sejak mengalami kebutaan beliau sudah tidak mampu kemana-mana lagi, apalagi untuk pergi guna mendapat kan sebuah pemeriksaan kesehatan yang jarak nya lumayan jauh.

Keterbatasan biaya serta tidak ada nya seseorang yang bisa mendampingi beliau untuk pergi berobat, pasrah akan kondisi serta berdo'a, itu saja yang bisa beliau lakukan.
Selama ini beliau mulai mengurangi pola makan, dengan tujuan menghindari buang air besar, karena beliau selalu kesulitan dalam proses buang air.

Saat ini beliau hanya bisa sedikit berharap agar mendapat kan bantuan fasilitas WC di dalam rumah nya.
Kunjungan Team Volunteer yang di pimpin Bhabin Kamtibmas Polsek Cireunghas kemarin ke rumah Abah Jejen, sekaligus melakukan pemetaan air bersih dan instalasi WC untuk Abah Jejen.

Kami berharap juga bantuan dari teman, sahabat dan saudara semua guna wewujud kan pembangunan sebuah WC serta alat-alat penunjang rumah tangga lain nya.
Seperti bantal, guling, selimut, baju layak pakai dll.

Bantuan bisa di salurkan langsung ke rumah Abah Jejen. atau bisa juga menghubungi Bapak Bhabin Kamtibmas Polsek Cireunghas Bpk Dikri Nur Hakiem .

( Fb @Dikri Nur Hakiem)
(Fb @Sabumi Volunteer)

Ikatan Vespa Wetan Sekertariat Jln Ciberem Selakaso (Dan's Motor).

Besar dan kecil bantuan kita semua semoga bisa meringankan bebah Abah Jejen serta mendapat kan balasan berlipat ganda oleh allah swt.
Amin.

Sabtu, 08 Juli 2017

Sukabumi Ngahiji Ngajadi Hiji

Gabungan perwakilan beberapa komunitas kota Sukabumi, melakukan penyerahan bantuan donasi untuk sebuah pondok pesantren Badi'atul Jariyah yang beralamat di Kp Pasir Santri 02/07 Desa Cimenteng Kec Campaka Kabupaten Cianjur.

Kegiatan bakti sosial yang di motori para Komunitas dan Club Otomotif di Kota Sukabumi, telah berhasil menghimpun Dana kurang lebih sebesar Rp. 23 juta rupiah, serta beberapa macam bentuk donasi lain nya, bantuan yang berhasil terkumpul langsung di serahkan kepada pengasuh pondok pesantren, penyerahan dan serah terima di lakukan bertempat di aula madrasah pondok pesantren Badi'atul Jariyah, hari sabtu 8/7/17, siang tadi.

Kegiatan bakti sosial kali ini melibatkan beberapa perwakilan wadah serta komunitas di Sukabumi, Diantara nya, keluarga Ikatan Dokter Indonesia Kota Sukabumi, RSUD Bunut, Bikers Brotherhood, Brotherhood For Nature, Land Rover Sukabumi, Komunitas Asep Asep DPC Sukabumi Raya, Little Star Photography, Kofasmi, Max Crosser dan Komunitas Literasi Sukabumi.

Pondok pesantren yang ludes terbakar beberapa hari sebelum hari raya idul fitri, musibah kebakaran yang telah menghangus kan 28 kamar pondok santri yang berasal dari berbagai pulau di indonesia, termasuk santri dari Banda Aceh. 

Penyebab utama nya adalah konsleting listrik yang berasal dari colokan dispenser.

Para santri yang hampir semua nya kehilangan harta dan benda karena turut terbakar, saat ini para santri harus rela berdesak-desakan di ruang pengungsian sementara yang tersebar di beberapa titik area pondok pesantren.

Pengasuh pondok pesantren Badi'atul Jariyah Bpk Ustad Ade, beliau berharap ada bantuan untuk secepat nya kembali bisa menbangun kembali pondokan baru, guna menampung para santriawan yang tengah menimba ilmu agama di pondok nya.

Ada hikmah di setiap musibah dan ujian, karena setelah ada nya bencana kebakaran di pondok nya, beliau merasa mempunyai banyak saudara baru, karena secara tidak langsung beliau bisa bersilaturahmi dengan rekan-rekan yang datang dan berkunjung untuk memberikan dukungan moral dan material, karena sampai saat ini sudah banyak yang datang memberikan support dan bantuan dari berbagai kota di luar Cianjur, ujar sesepuh pondok pesantren di sela-sela menerima kunjungan rekan - rekan di aula madrasyah siang tadi.

Rabu, 05 Juli 2017

Save Generasi Negri

REVOLUSI MENTAL.
Sudah sangat kronis dan rusak kah mental bangsa ini. Sampai akhir-akhir ini kata Revolusi Mental begitu santer terdengar di telinga ini.

Memang seperti itu ada nya, seperti nya bangsa ini harus mendapat kan penanganan serius secepat nya. Terutama permasalahan moral dan mental. Moral dan mental bangsa ini terutama anak-anak saat ini seperti nya tengah merosot tajam, dimana kepentingan pribadi dan golongan lebih menjadi prioritas utama di banding urusan khalayak luas. Sadar tidak sadar, saat ini kita seolah sedang meracuni otak generasi penerus kita nanti.

Umbaran kebencian serta peristiwa kejahatan, kekerasan dan informasi kriminal lain nya, seperti tengah tenjun bebas menyerang bangsa ini.
Di tengah kondisi pesat nya perkembangan tehnologi, informasi  apapun mengalir deras seperti air bah, tanpa batasan begitu sangat bebas dan mudah di akses siapa pun dan di mana pun.

Tontonan dalam media televisi nyaris tanpa ada batasan, film, sinetron yang mempertonton kan kisah percintaan yang di bumbui adegan kekerasan anak remaja lengkap dengan aneka ragam kehidupan yang menyimpang, begitu banyak bermunculan.
Belum lagi serangan berbagai kabar dan berita hoax, yang porsi informasi nya sudah sangat sebanding dengan kabar berita yang berdasar fakta, sampai-sampai saat ini kita sudah sebegitu susah untuk bisa membeda kan mana berita asli dan palsu.

Saat ini kita seolah sedang hidup di dunia sendiri, tanpa menyadari pada kehidupan dan keberadaan anak-anak generasi penerus bangsa ini yang hidup berdampingan di sekitar kita, saat ini mereka seolah di paksa untuk menkonsumsi dan menelan mentah-mentah segala macam bentuk informasi dan tindakan kekerasan masyarakat di kehidupan sehari-hari yang bisa berdampak melemah kan moral mereka di kemudian hari.

Kondisi saat ini sudah secepat nya mesri mendapat kan penanganan extra, yang harus di awali dan di mulai oleh kita semua, mulai lah perubahan dari dalam diri kita sendiri lalu terap kan di dalam rumah pada kehidupan keluarga dan lingkungan masyarakat di sekitar.

Untuk kewenangan dalam menangani kondisi atau krisis mental saat ini memang terpusat pada pemerintah, Namun, bukan semua beban dan tanggung jawab itu kita di berikan pada pemerintah saja, lalu kita sebagai masyarakat hanya menonton lalu berkomentar dengan lantang seolah kita tengah menonton sebuah pertandingan, butuh keterlibatan semua pihak, peran serta semua lapisan bangsa ini  harus bisa turut mempunyai andil dalam menyelamat kan moral adik-adik generasi bangsa ini.

Golden Age usia 0-8 tahun, masa-masa dimana pembentukan karakter seorang manusia mulai di tata, mulai di bentuk, mulai di arah kan, guna mempersiap kan diri untuk pertarungan dalam menjalani kehidupan yang semakin ketat di kemudian hari.

Pembentukan karakter manusia mulai dari bahasa, disiplin, kemandirian, moral dan agama di lakukan pada anak usia ke emasan tersebut. Atau lebih tepat nya membentuk karakter anak usia pra sekolah.
Orang tua sangat berperan penting dalam membentuk dasar paling dasar karakter anak, fasilitas penunjang juga sangat berperan untuk membantu membentuk sang anak, di tambah faktor lingkungan sekitar yang ramah untuk kehidupan anak.
Jauh kan anak-anak pada tehnologi yang semestinya belum harus mereka ketahui, semua itu bertujuan supaya sang anak tetap bertahan dengan budaya santun yang sudah tertanam sejak dulu pada bangsa ini.

Senin, 03 Juli 2017

T-Shirt Donasi KuSuka BukuKu

" Definisi kesepian yang sebenar nya. Adalah hidup tanpa tanggung jawab sosial " @sahabat hujan Bogor.

Apresiasi setinggi - tinggi nya kami berikan kepada kawan-kawan " Sahabat Hujan ". Para Pejuang Literasi Kota Bogor.

Selama ini permasalahan pendidikan serta kehidupan sosial masyarakat terutama anak-anak khusus daerah pinggiran senantiasa menjadi agenda dan pusat perhatian komunitas ini.

Seperti mempunyai kesamaan Visi dan Misi, berjalan searah seolah dalam satu garis, kami belum pernah bertemu, hanya sering bertegur sapa, itu pun baru dalam media sosial. Selama ini kami selalu saling support dan do'a senantiasa terpanjat untuk kelancaran dalam berbagai program dan kegiatan masing-masing.

Beda domisili dan berbeda bendera tak lantas bagi kami untuk acuh apalagi saling menyombongkan diri, merasa diri kami paling hebat, perbedaan bukan satu alasan bagi kami untuk tidak saling bergandeng tangan. Demi satu tujuan sederhana, yaitu. Satu, pendidikan yang layak untuk seluruh anak Indonesia.

Kali ini rekan-rekan Sahabat Hujan Bogor menawar kan dan men design sebuah T-shirt Special bertema " KuSuka BukuKu ". 

Yang khusus di cetak dan persembahkan untuk kawan-kawan Sabumi Volunteer dan bisa di miliki rekan-rekan semua, dengan cara membeli nya.

Yang di mana hasil penjualan T-shirt tersebut akan sepenuh nya akan di alokasi kan untuk biaya Operasional Sabumi Volunteer Sukabumi, dalam kegiatan dan program ( Satu Buku Untuk Masyarakat Sukabumi ).

Untuk Spesifikasi T-shirt :

Berbahan : Commbat 30s

Tinta Sablon : Rubber

Size : S, M, L, XL, XXL

Harga : Rp 100 Ribu. ( belum termasuk ongkir ) 

Pre order di buka sampai tanggal, 20 july 2017, dan pengiriman serentak melalui JNE di lakukan pada tanggal 1 Agustus 2017.

Untuk order dan pembayaran bisa berkoodinasi melalui nomer WA 085710026525 ( Bopax ) Sahabat Hujan.

Dengan format pemesanan seperti berikut : 

#Nama #Alamat #Size #Jumlah

Terima kasih.

Salam Sinergi 

@Sahabat Hujan

@Sabumi Volunteer




Selasa, 20 Juni 2017

Peran Taman Baca Untuk Membangun Desa

Perlahan posisi Taman Baca di berbagai wilayah di Sukabumi mulai menunjukan dampak nya yang signifikan terhadap masyarakat luas.  Berdiri nya Taman Baca dengan mengusung berbagai program  tambahan ke dalam program inti mereka. Yaitu, mengembangkan lagi minat baca buku, dengan tujuan tercipta-nya kehidupan masyarakat yang mandiri dan lebih maju.

Selama ini pengembangan bidang usaha kecil menengah yang senantiasa tetap menjadi perhatian utama yang terus di kembangkan para pegiat Taman Baca. Bidang seni dan budaya juga telah menjadi program pendamping dalam upaya peningkatan kualitas hidup masyarakat sekitar.

Semua terlaksana berkat peran serta pengelola dalam merangkul semua elemen masyarakat di sekitar, yang bertujuan mengangkat kembali budaya gotong royong di tengah masyarakat.

Sudah kita ketahui bahwa budaya gotong royong sudah sejak lama telah membudaya dan melekat dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia, tapi seiring jaman yang tengah berkembang dengan sangat pesat. Kini, budaya Gotong Royong terlihat mulai lesu,  seolah mau terlepas dari akar nya, terutama terjadi dalam kehidupan masyarakat di perkotaan.

Dalam proses pendirian Taman Baca, yang dimana semua proses pendirian kita kembalikan kepada pengelola dan masyarakat sekitar. Semua itu semata-mata di lakukan demi tercipta nya kembali budaya Gotong Royong, dengan cara kerja bakti.

Selain tetap mengedepan kan program budaya membaca buku, saat ini setiap Taman Baca mulai melebar kan sayap dalam menyentuh berbagai permasalahan di sekitar. Permasalahan pendidikan, sosial, ekonomi dan kesehatan masyarakat. Kini semua itu menjadi sasaran utama program Taman Baca.

Kampung Pangkalan Desa Pada Asih Kabupaten Sukabumi, menjadi salah satu contoh dalam mengembangkan potensi yang melibat kan masyarakat, berawal dari pendirian sebuah Taman Baca, yang hanya menyediakan buku bacaan untuk masyarakat saja, kini pengelola mulai kritis melakukan penolakan pendirian sebuah peternakan ayam potong di tengah-tengah pemukiman mereka, karena masyarakat sadar akan dampak kesehatan serta kerugian yg akan mereka terima yang berasal dari peternakan ayam tersebut.
Selain itu, kini pengelola di bantu para relawan dan masyarakat mulai menyentuh bidang pendidikan yang lebih menyeluruh. Dengan berjuang mendirikan sebuah sekolah Taman Kanak-kanak gratis untuk anak kalangan tidak mampu.
Tindakan untuk sebuah solusi dari pemetaan masalah pendidikan sekitar, berawal dari sebuah gerakan Taman Baca.

Beda cerita dengan Kampung Cibiru Desa Cicantayan Kab Sukabumi, mereka turut mengembangkan aneka macam permainan tradisional ke dalam program taman baca mereka. Perkembangan aneka macam permainan tradisional mulai terlihat berkembang pesat di lingkungan Taman Baca, bahkan sampai ke wilayah lain nya.
Berkat konsistensi serta kegigihan para pengelola dan pemuda sekitar dalam mengangkat dan mengembangkan kembali aneka jenis permainan tradisional yang mulai hilang, kini usaha kawan-kawan mulai berbuah manis.

Aneka jenis permainan tradisional mulai kembali di kenal masyarakat Sukabumi, bahkan sampai ke luar kota, bukti hadir nya beberapa undangan serta  partisipasi warga kampung Cibiru dalam beberapa acara dan ternobat nya kampung tersebut memjadi kampung budaya.

Berkat kerja keras para tokoh masyarakat serta para pemuda dalam mengangkat permainan tradisional serta aneka jenis makanan tradisional khas tanah Sunda di kemasan sebuah acara Festival Budaya Kampung Cibiru yang sukses di laksanakan beberapa waktu lalu.

Sebuah gerakan sederhana yang berasal dari sebuah Taman Baca yang berdampak pada kehidupan masyarakat sekitar, banyak ide dan gagasan serta informasi yang banyak sekali tersedia di dalam buku-buku yang tersusun rapi di dalam rak sebuah taman baca di sekitar rumah kita.

Selasa, 13 Juni 2017

SINGKONG MENJADI OBAT KANKER

" Setelah sebulan mengkonsumsi singkong pria tersebut sudah tidak lagi merasakan kanker "

Hal ini nyata pernah di alami seorang dokter yang sembuh dari kanker dengan singkong,seorang dokter yang terkena kanker,ingin mengetahui jenis makanan rutin yang mengandung vitamin B17.ternyata vitamin B17 ada dalam singkong. Jadi dokter tersebut makan singkong 100 gram tiga kali sehari. Setelah di konsumsi selama 1 bulan dia melakukan pemeriksaan kandung kemih dan beliau terkejut karena karena kandung kemih nya benar-benar sudah bersih dan normal.

Secara sederhana cara kerja singkong sebagai berikut.
Nama ilmiah vitamin B17 adalah Amygdaline, Sel kanker adalah sel yang belum matang dan memiliki enzim yang berbeda dengan enzim normal. Ketika vitamin B17 di gabungkan dengan enzim sel normal B17 akan terurai menjadi 3 jenis gula. Tetapi ketika tergabung dengan enzim sel kanker,B17 terurai menjadi : 1 gula, 1 benzaldehida, dan 1 asam hidrosianik. Asam hidrosianik inilah yang membunuh sel kanker secara lokal.

Seorang pria 70 tahun,terdiagnosis mengidap kanker prostat,istri nya yang seorang pensiunan di rumah sakit kebetulan membaca artikel "Obat ajaib untuk kanker" .

Mereka tidak punya biaya untuk pengobatan kanker dan suntikan yang di berikan membuat suami nya menjadi sangat lemah,maka nya isteri nya memberikan singkong pada suami nya.
Setelah mengkonsumsi singkong selama seminggu,kondisi nya mulai membaik,setelah sebulan makan singkong dia menjalani pemeriksaan,sejak terdiagnosis kanker  hasil test  PSA nya 280-290,tetapi setelah sebulan PSA nya menjadi 5,89.dan pria tersebut sudah tidak lagi merasakan kanker.

Ada seorang pria lain yang mengidap kanker hati dan mulai menjalani operasi,tetapi dari hasil MRI scan berikut nya,ternyata masih ada sel kanker yang belum terangkat. Dia mulai makan singkong setelah operasi,sebulan setelah makan singkong,dokter mengatakan tidak perlu di lakukan operasi lagi karena MRI scan,sel kanker itu tidak membesar.

( "Diambil dari artikel Dr Cynthia Jaysuriya yang berjudul Obat ajaib untuk kanker" ).

Jadi kenapa tidak mencoba singkong?
Singkong murah mudah di dapat,mudah memasak nya dan sangat lezat. ( "Bersyukur lah kita yang tinggal di Indonesia,mudah mendapat kan singkong,yang penting kita percaya atau tidak,disitulah obat nya" )

Cara nya sangat mudah.

I.  Pilih singkong yang segar,yang tidak ada noda biru.
II.  Rebus dan jangan tutup panci selama memasak, Ini akan membantu menguapkan kelebihan asam midrosianik.
III.  Jangan mengkonsumsi makanan yang mengandung jahe/ginger,seperti biskuit jahe dll. Sedikit nya 8 jam setelah menkomsumsi singkong,boleh di tambah sedikit garam (sebaik nya tidak pakai) asal pemakaian garam nya belakangan,jangan di awal perebusan.

Saat membeli singkong pilih lah yang berukuran sedang,tidak terlalu besar ukuran nya dan baru di cabut,lihat ujung pangkal nya,jika sudah kebiruan atau keras berarti singkong sudah beberapa hari di cabut.

Cara yang praktis potong singkong,jika terlihat putih merata dan segar berarti singkong baru dan bagus umbi nya. Jika terdapat lingkaran hitam dan keras tekstur singkong sudah tua dan akan kenyal sekali saat di masak.

Pilih singkong dengan kulit luar yang mengelupas,sehingga kulit nya merah muda.ini menandakan singkong bagus kualitas nya,singkong yang bagus akan mengembang empuk di bagian tengah dan bagian luar nya.

Selamat Mencoba.

Di ambil dari tulisan Irma Indriani pada majalalah edelweiss edisi IV Oktober-Desember 2015 dan tulis kembali oleh Sabumi Volunteer.

Sabtu, 10 Juni 2017

Tumbuh Subur nya Gerakan literasi sukabumi

Gerakan menumbuh kembangkan kembali minat baca Masyarat terutama pada anak-anak kini mulai santer di lakukan berbagai pihak di Kota Sukabumi.

Selain pemerintah yang memang konsen di bidang tersebut. Akhir-akhir ini mulai jelas terlihat geliat para komunitas yang turut serta dalam mengkampanyekan kembali gerakan Membaca Buku di wilayah masing-masing seputar Kota dan Kabupaten Sukabumi.

Dengan bukti banyak-nya bermunculan Komunitas atau pun Individu yang terjun langsung dalam kegiatan Taman Baca atau Perpustakaan Umum, mereka bergerak dengan bermacam bentuk agenda serta program yang mereka sajikan, untuk mengangkat lagi budaya membaca buku pada masyarakat luas.

Di mulai dari berdiri nya berbagai bentuk Taman Baca di tengah-tengah masyarakat, buah karya kemandirian serta keuletan para relawan yang konsen dalam bidang tersebut.
Pergerakan para relawan kini tak hanya berpusat di dalam kota saja, mereka tak segan juga rela keluar masuk kampung di berbagai pelosok.

Tekad dan tujuan para Relawan yaitu. Satu, mensosialisasi kembali pada masyarakat tentang penting-nya membaca buku, yang bertujuan sesuai visi dan misi mereka yaitu, tercipta masyarakat yang berwawasan luas dan bisa berpikir luas pula.
Terlebih untuk usia anak-anak yang masih proses menempuh dunia pendidikan, demi menunjang ilmu pengetahuan dan pendidikan yang tengah di jalani nya.

Bukan hanya mensosialisasi kan program membaca saja, mereka beekunjung dan melakukan investigasi langsung untuk pendirian Taman Baca, sekaligus membawa dan menyediakan semua buku-buku serta alat penunjang lain-nya.

Gerakan para relawan berkampanye dengan melakukan berbagai cara dan upaya, termasuk berkegiatan dengan menggunakan media sepeda motor yang telah di modifikasi sedemikian rupa, lengkap dengan rak guna mendisplay buku bacaan yang mereka bawa, berkegiatan keliling dan selalu berpindah lokasi.

Di berbagai pusat keramaian kini kita  bisa melihat kegiatan lapak baca yang di motori beberapa anak muda, menjadikan Taman Kota yang sudah berdiri dan tersebar di beberapa titik sebagai pusat kegiatan. Dan, sampai saat ini sudah berdiri lesehan lapak baca di alun-alun kota Cicurug dan Cibadak, serta di alun-alun kota Cisaat pun kini mulai terlihat lapak baca.

Kegiatan menggaung kan kembali minat baca masayarakat tak luput dari perhatian seorang anggota Polisi berpangkat Brigadir yang tengah bertugas menjadi Bhabin Kamtibmas sebuah Polsek di Kabupaten Sukabumi.

Berawal dari rasa  keperihatinan beliau akan kondisi anak-anak daerah terisolir yang kurang bisa mengakses buku bacaan secara maksimal. Kini, di sela waktu senggang kala patroli, beliau berinisiatip membawa serta buku bacaan dan melakukan interaksi langsung dengan anak-anak, yang selama ini susah sekali mengakses buku bacaan bagus dan berkualitas.

Mereka semua itu bergerak secara mandiri dan sukarela, suatu gerakan yang terlihat sangat solid, bahu membahu dalam mencari dan menggalang bantuan buku bacaan, selalu berjejaring antar satu sama yang lain. Mereka terlibat saling membantu dan mendukung demi sebuah cita-cita sederhana bersama yaitu, terbentuk nya Generasi Sukabumi Berprestasi.

Mereka tetap berjalan beriringan dengan siapa dan dimana pu juga, termasuk dengan Instansi terkait, walau sedikit pun dari gerakan mereka itu tak tersentuh oleh program pemerintah itu sendiri. apalagi saat ini Kota Sukabumi menurut informasi sudah di nobat kan sebagai Kota Literasi, tahun 2016 kemarin.

Kedepan nya kami berharap ada perhatian khusus dari pemerintah atau instansi terkait untuk membantu mereka dan siapa pun itu, yang bergerak dan berjuang di bidang Literasi. Termasuk membantu dalam hal paling utama. Yaitu, dalam hal pengadaan buku bacaan.

Karena sudah saat nya buku bacaan kini bisa tersebar rata ke semua wilayah terisolir sekalipun. Tidak hanya terpusat di dalam Kota saja.